Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, UKM KSR PMI Unit STMIK Palangkaraya bekerjasama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Cabang Kota Palangka Raya, dulu bernama Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Cabang Kota Palangka Raya, menyelenggarakan Aksi Donor Darah yang dilaksanakan Kamis, 27 Oktober 2011 di Kampus STMIK Palangkaraya. Meski sempat tertunda, namun tak menyurutkan semangat para volunteer muda ini untuk membantu sesama melalui aksi ini. Dengan mengusung tema “Give Blood Give Life”, aksi ini berhasil menjaring pendonor sebanyak 24 orang yang sebagian besar berasal dari kalangan civitas akademika STMIK Palangkaraya. Dalam aksi ini juga didukung oleh tiga orang aftaper (petugas donor darah) yang dikerahkan oleh UDD PMI Cabang Kota Palangka Raya.
“Stok darah yang tersedia di UDD PMI Cabang Kota Palangka Raya setiap bulannya rata- rata mencapai 500 buah kantong darah. Namun hal ini seringkali masih kurang, dikarenakan kebutuhan masyarakat yang meningkat pada keadaan tertentu sehingga ketersediaan stok darah yang cukup menjadi urgen untuk diperhatikan. Dengan semakin banyaknya pihak- pihak penyelenggara donor darah, baik dari berbagai institusi, komunitas maupun masyarakat, maupun organisasi kepalangmerahan itu sendiri, termasuk KSR STMIK Palangkaraya ini, diharapkan dapat membantu PMI dalam menjaga kecukupan ketersediaan stok darah dan memenuhi kebutuhan darah khususnya di Kota Palangka Raya ini”, tutur Ibu Millon Wana, salah seorang petugas donor darah.
Kegiatan donor darah ini ditanggapi positif oleh berbagai pihak meskipun masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki pada kegiatan serupa mendatang, hal ini dikarenakan donor darah memberikan manfaat yang besar baik bagi recipient (penerima darah) maupun bagi pendonor sendiri. Selain untuk memelihara dan menjaga kesehatan, donor darah juga sangat baik dalam menstimulasi pembuatan darah baru. Sel darah merah yang hilang akibat donor darah akan diganti oleh sel darah merah baru yang dikeluarkan oleh sumsum tulang belakang, sehingga pasokan darah baru akan didapatkan tubuh setiap kali donor darah. Melalui donor darah pula, stabilitas peredaran darah akan tetap terjaga dan keadaan biologis darah atau komponen- komponennya akan tetap bermanfaat. Dalam aspek sosial, donor darah tentu sangat bermanfaat bagi orang- orang yang membutuhkan. (Sumber: utdd-pmijateng.blogspot.com)
Seorang pendonor ketika dimintai komentarnya mengatakan bahwa kegiatan ini sangat baik, dan sebaiknya diselenggarakan secara rutin. Tanggapan serupa disampaikan oleh Ibu Elok Faiqotul Himmah, S.Si selaku pembina UKM KSR PMI Unit STMIK Palangkaraya. Beliau menuturkan,”Kegiatan Donor Darah ini sebaiknya menjadi program rutin triwulan UKM KSR PMI Unit STMIK Palangkaraya dan sosialisasi jauh hari sebelum pelaksanaan perlu diperhatikan untuk meningkatkan kuantitas pendonor”.
Meski dalam tempat dan fasilitas yang sederhana, kegiatan ini berlangsung lancar dan sukses. Antusiasme mahasiswa, dosen maupun karyawan terhadap kegiatan ini cukup tinggi, terbukti dengan banyaknya calon pendonor yang mencapai puluhan meski tidak sedikit pula diantara mereka yang gagal menjadi pendonor disebabkan berbagai faktor, antara lain kondisi kesehatan yang tidak mendukung pada saat itu untuk melakukan donor darah.
Usai kegiatan ini diselenggarakan, Yesti, salah satu panitia pelaksana kegiatan Donor Darah “Give Blood Give Life” ini menilai bahwa kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sesuai rencana, seluruh panitia sudah bekerja dengan sangat baik. “Untuk kegiatan selanjutnya, seluruh panitia harus bisa bergerak lebih cepat agar kegiatan bisa berjalan lebih baik lagi”, demikian tuturnya.