Jumlah pencari kerja kembali bertambah. Jika sebelumnya dua perguruan tinggi swasta baru saja melepas 247 mahasiswanya, kemarin giliran Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK). Sebanyak 53 mahasiswa Diploma I 36 orang dan Diploma III 67 orang diwisuda dan siap untuk bekerja. Prosesi wisuda sendiri di gelar di Aula Batang Garing, Senin (7/12) kemarin.
Ketua STMIK Palangkaraya Drs. Sartana mengatakan sampai tahun ini STMIK telah meluluskan 805 orang mahasiswanya, 80 persen diantaranya sudah terserap dalam dunia kerja baik pemerintah maupun swasta. Sedangkan sisanya lebih memilih membuka usaha sendiri dengan modal keterampilan dan kompetensi yang telah dimiliki yang diperoleh dari bangku kuliah.
“Kami mengharapkan pemerintah dan kalangan dunia usaha dapat menyerap dan memberdayakan lulusan STMIK Palangkaraya yang belum mendapatkan kesempatan kerja. Mengingat kami selalu bekerja keras untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas sehingga dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja di daerah Kalimantan Tengah (Kalteng)” kata Sartana usai membuka rapat senat terbuka.
Pada kesempatan itu, Sartana mengatakan sebagai bukti bahwa pihaknya sudah bekerja keras untuk melahirkan lulusan yang berkualitas, ada beberapa mahaasiswa yang lulus dengan predikat sangat memuaskan bahkan dengan pujian. Mereka adalah Sri Suharti yang berhasil lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,75. Lalu Lilis Anuriah dengan IPK 3,68 dan Nova Dwijati dengan IPK 3,36 (Diploma III). Selanjutnya Muhammad Arbain dengan IPK 3,85, Neni Herliani dengan IPK 3,80 dan Pathorahman dengan IPK 3,45 dengan predikat sangat memuaskan serta dengan pujian. Selanjutnya usai melakukan prosesi wisuda dan masing-masing wisudawan dan wisudawati telah menerima ijazah, acara yang berlangsung tepat pada pukul 09.00 WIB tersebut dilanjutkan dengan sambutan dari Gubernur Kalteng, Agustin Teras Narang yang dibacakan oleh staf ahli bidang ekonomi pembangunan Drs. Rigumi.
“Saya mengucapkan selamat atas keberhasilan wisudawan dan wisudawatgi dalam menyelesaikan studinya. namun perlu diingat bukan berarti berhenti belajar. Karena itu hanya merupakan tgitik awal dari perjalanan panjang untuk merealisasikan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh. Apalagi saatg ini kita ketahui bersama bahwa ilmu pengetahuan dibidang teknik informatika dan komputer berkembang pesat danmerambah berbagai bidang kehidupan. Baik secara perolrangan, organisasi swasta maupun instansi pemerintah. Karena dengan tgeknologi tersebut dapat meningkatkan kinerja para pengambil keputusan,” kata Rigumi.
Namun sebelum, Rigumi membacakan sambutan Gubernur Kalteng, terlebih dahulu sambutan juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Bahtera Palangkaraya, H. Guntur Prawira dan Koordinator Kopertis Wilayah XI Kalimantan, Prof. Dr. Ir. H. Sipon Muladi. (eld) (Diketik ulang dari Kalteng Pos Edisi Selasa 8 Desember 2009)