Palangka Raya, 07 Mei 2026 – STMIK Palangkaraya terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui pelaksanaan Workshop Pendampingan Penyusunan Kurikulum Outcome Based Education (OBE) yang berlangsung selama dua hari, Selasa 5 Mei 2026 hingga Rabu 6 Mei 2026, bertempat di Aula STMIK Palangkaraya.
Kegiatan ini diikuti oleh tiga program studi di lingkungan STMIK Palangkaraya, yaitu Program Studi Sistem Informasi, Teknik Informatika, dan Manajemen Informatika. Workshop dibuka secara resmi oleh Ketua STMIK Palangkaraya, Ir. Hj. Siti Maryamah, M.M.
Dalam pelaksanaannya, workshop menghadirkan fasilitator dari Pusat Indeks Kematangan Outcome Based Education (PIKOBE) APTIKOM, Dr.Sri Agustina Rumapea, S.Kom, MT. yang memberikan pendampingan intensif kepada seluruh tim penyusun kurikulum dari masing-masing program studi.
Dalam sambutannya, Ketua STMIK Palangkaraya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada APTIKOM atas dukungan dan pendampingan yang diberikan dalam proses penyusunan kurikulum berbasis OBE tersebut. Beliau menegaskan bahwa kurikulum di suatu institusi pendidikan harus terus berkembang mengikuti perubahan zaman, perkembangan teknologi, serta kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis.
Selama dua hari pelaksanaan workshop, peserta mendapatkan pendampingan secara bertahap dan sistematis. Pada hari pertama, materi difokuskan pada perumusan Profil Lulusan, penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), hingga penyusunan organisasi mata kuliah. Sementara pada hari kedua, pembahasan berlanjut pada penyusunan peta pemenuhan CPL masing-masing program studi, mekanisme penilaian, hingga perumusan akhir CPL.
Suasana workshop berlangsung aktif dan interaktif. Setiap tim program studi terlibat dalam diskusi intensif untuk menyelaraskan kurikulum dengan standar Outcome-Based Education yang berorientasi pada capaian pembelajaran dan kebutuhan pengguna lulusan.
Pada sesi akhir kegiatan, masing-masing tim program studi mempresentasikan hasil penyusunan kurikulum yang kemudian dievaluasi langsung oleh fasilitator. Evaluasi tersebut menjadi bahan penyempurnaan agar setiap program studi mampu menghasilkan dokumen kurikulum OBE yang sesuai dengan arahan dan standar yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh program studi di STMIK Palangkaraya dapat segera menyelesaikan dokumen kurikulum OBE yang adaptif, relevan, dan mampu mendukung peningkatan mutu lulusan di era transformasi digital dan persaingan global. [STMIK Palangkaraya/Humas/CE]








