STMIK PALANGKARAYA

Kuliah Beneran, Benar-Benar Kuliah

Program Studi Komputer
Pertama dan Terbaik
di Kalimantan Tengah

Terakreditasi B


Manajemen Informatika (D3)
Sistem Informasi (S1)
Teknik Informatika (S1)

Seminar Nasional “Investasi Cerdas di Pasar Modal”

Senin, 18 November 2019. Bertempat diaula STMIK Palangkaraya diadakan kegiatan seminar nasional yang bertemakan “Investasi Cerdas di Pasar Modal” sekaligus peresmian Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia STMIK Palangkaraya.

Seminar nasional kali ini dihadiri oleh Suparno, M.Kom. selaku Ketua STMIK Palangkaraya, Berlian Juveny selaku Vice President Development Bussiness PT RHB Sekuritas Indonesia, Nur Hajantie selaku Kepala Pengembangan Wilayah Area 2 PT Bursa Efek Indonesia, Stephanus Cahyanto Kristiadi selaku Kepala Bursa Efek Indonesia perwakilan Kalimantan Tengah. Dalam kegiatan ini peserta tidak hanya berasal dari Mahasiswa STMIK Palangkaraya tetapi juga dihadiri oleh perwakilan dari KSPM Galeri Investasi IAIN, KSPM Galeri Investasi UPR, dan KSPM Galeri Investasi UMP.

Tujuan dilaksanakan kegiatan seminar nasional ini adalah untuk menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa mengenai investasi cerdas di pasar modal. Seminar Nasional ini dimoderatori oleh Ibu Sherly Jayanti dengan pemateri seminar berasal dari Kepala Bursa Efek Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah dan Vice President Development Business Development PT. RHB Sekuritas Indonesia. Dalam kegiatan ini pula dilakukan penandatanganan kerjasama pendirian Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia, serta penyematan pin anggota KSPM STMIK Palangkaraya.

Suparno, M.Kom. dalam sambutannya menyambut gembira dengan adanya galeri Investasi Bursa Efek Indonesia ini karena dengan Galeri Investasi ini STMIK Palangkaraya dapat menanamkan kembali motto “Kuliah Beneran, Benar benar Kuliah” jadi dengan motto tersebut Ketua STMIK Palangkaraya berharap nantinya Civitas Akademika STMIK Palangkaraya dapat Berinvestasi Beneran, Benar-Benar Berinvenstasi bukan investasi abal-abal. “Kami berharap dengan adanya galeri investasi ini, tidak hanya untuk belajar teorinya saja tetapi juga mempraktekan teori-teori yang sudah pernah kita dapatkan dari prodi mata kuliah tentang bisnis maupun kewirausahan bahkan dari hasil seminar-seminar yang di selenggarakan oleh BEI yang menurut informasi sudah  banyak mahasiswa sudah bisa berinvestasi.” Ungkap Ketua STMIK Palangkaraya dalam sambutannya.

Melalui Kepala Pengembangan Wilayah Area 2  PT Bursa Efek Indonesia Nur Harjantie, Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia ini adalah galeri ke-462 di Indonesia dan yang ke-6 di Kalimantan Tengah bagi Bursa Efek Indonesia. Peresmian galeri investasi ini juga merupakan peresmian ke-44 di tahun 2019.

“Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia ini bisa dikatakan yang ke-462 di Indonesia dan yang ke-6 di kalimantan tengah. Dan pada tahun 2019 merupakan peresmian yang ke-44. Jadi setiap tahun kita bertambah galeri investasinya.  Dari januari sampai hari ini ada penambahan  44 galeri investasi bursa efek indonesia.”

Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia di STMIK Palangka Raya juga melibatkan kerjasama antara tiga pihak antara Bursa Efek Indonesia (BEI), Perusahaan RHB Sekuritas Indonesia serta dengan kampus atau pihak institusi lain untuk mengembangkan pasar modal yang berkesinambungan.

Sehingga diharapkan keberadaan Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia ini bisa menjadi salah satu jembatan bagi masyarakat umum terutama masyarakat kondusif, mahasiswa, dosen, sektor dari kampus bisa  memanfaatkan dengan baik galeri investasi ini sehingga masyarakat di Palangkaraya bisa mengetahui apa itu galeri investasi.

Sebagai narasumber pertama, Stephanus Cahyanto Kristiadi mengajak peserta seminar untuk berani berinvestasi dengan membeli saham dari perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia dimulai dari harga saham yang paling murah. “Nggak perlu yang besar-besar mulai dulu yang lebih kecil. Tambah sedikit demi sedikit sesuai dengan kemampuan anda.” ungkap Cahyanto dalam memaparkan materinya.

Beliau menambahkan, bahwa masih banyak saham-saham perusahaan di Indonesia yang lebih murah, dan bisa dibeli oleh kalangan mahasiswa. Dan tentunya beliau juga memberi tips tentang bagaimana mahasiswa atau peserta seminar membeli saham dari perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia yaitu dengan membeli saham dari perusahaan yang produknya banyak diketahui oleh masyarakat luas. Hal ini ia ungkapkan dengan tujuan agar mahasiswa bisa mengetahui bagaimana rasanya berinvestasi cerdas di pasar modal.

Sementara itu, Berlian Juveny sebagai narasumber kedua dalam paparan juga mengatakan bahwa investasi itu kegiatan relatif yang dekat sekali dengan kehidupan kita sehari-hari hanya saja bedanya di Pasar Modal segala sesuatunya dipermudahkan. Dan dalam kegiatan itu juga beliau mengingatkan kita untuk menjadi investor kita harus tahu terlebih dahulu produk dan profit dari usaha atau bisnis yang ingin kita investasikan.

Sumber : UKM LPM STMIK Palangkaraya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + 1 =

Copyright © All right reserved. | STMIK Palangkaraya | BHC