STMIK Palangkaraya kembali melaksanakan tes urine bagi mahasiswanya. Bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah, 210 mahasiswa/i STMIK Palangkaraya mengikuti tes narkoba ini.
Kegiatan ini masuk dalam rangkaian kegiatan Matrikulasi dan Orientasi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2023/ 2024 dan merupakan agenda tetap tahunan bagi kampus STMIK Palangkaraya yang telah meraih predikat kampus pertama bebas narkoba sejak tahun 2012.
Kerjasama STMIK Palangkaraya dengan pihak BNN ini merupakan salah satu bentuk usaha kampus untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba, terutama di lingkungan kampus. Sebelum dilakukan tes pada para mahasiwa, narasumber dari pihak BNN, Bapak Abdul Kadir, SKM., melakukan sosialisasi tentang bahaya Narkoba.
Beliau menyampaikan bahwa kalangan mahasiswa merupakan salah satu sasaran peredaran Narkoba. “Awalnya kita diberi secara gratis untuk mencoba, setelah kecanduan, untuk mendapatkannya, kita harus membayar”, ujar Beliau. Dalam paparannya, Pak Abdul juga memaparkan jenis- jenis Narkoba dan Narkoba yang paling banyak dipakai saat ini adalah jenis sabu. Dalam kesempatan ini juga Beliau berpesan, agar mahasiswa jangan sampai memiliki keinginan untuk coba-coba pada obat-obatan terlarang ini.
Dari hasil screening, semua peserta yang mengikuti tes urine pada hari Rabu 23 Agustus 2023, tidak ada mahasiswa yang terindikasi positif pemakai obat terlarang. Semua mahasiswa yang menjalani tes disimpulkan bersih dari penggunaan obat terlarang.[CE/ME]





