Palangka Raya – Sebanyak 25 orang dosen dari Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Palangkaraya mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Pengajuan Jabatan Akademik dan Pemadanan Data Dosen melalui Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER). Kegiatan ini berlangsung di Aula Universitas Muhammadiyah Palangkaraya pada Senin, 19 Agustus 2024.
Selain dihadiri oleh dosen dari STMIK Palangkaraya, Bimtek ini juga diikuti oleh dosen dari berbagai kampus lain di Kalimantan Tengah. Di antaranya adalah dosen dari Universitas PGRI Palangka Raya, Universitas Antakusuma Pangkalan Bun, Universitas Darwan Ali Sampit, serta beberapa perguruan tinggi swasta lainnya. Total peserta yang hadir pada Bimtek ini mencapai 90 orang.
Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dosen tentang prosedur pengajuan jabatan akademik serta cara pemadanan data dosen melalui SISTER, sebuah platform yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan para dosen dapat lebih mudah dan efisien dalam mengajukan kenaikan pangkat serta memadankan data akademik mereka.
Ketua Panitia Bimtek, Ibu Ida Adhiyati, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting mengingat kompleksitas dari proses pengajuan jabatan akademik dan pentingnya data yang akurat dalam sistem SISTER. “Bimtek ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para dosen tentang bagaimana cara mengajukan kenaikan jabatan akademik dengan
benar, serta memastikan bahwa data mereka di SISTER sudah sesuai dan terupdate,” ujarnya.
Selama Bimtek, para peserta mendapatkan materi langsung dari narasumber yang kompeten di bidangnya, serta simulasi langsung mengenai penggunaan platform SISTER. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para dosen dapat langsung mengklarifikasi berbagai hal terkait permasalahan yang mereka hadapi dalam pengajuan jabatan akademik dan pemadanan data.
Dengan diselenggarakannya Bimtek ini, diharapkan para dosen di Kalimantan Tengah, khususnya dari STMIK Palangkaraya, dapat lebih siap dalam menjalani proses administrasi akademik yang semakin digital dan terintegrasi.[CE-HUMAS]